NADA FM SUMENEP

Radio Expresi Penuh Sensasi

Peristiwa

Perampas Kamera Wartawan Kompas TV Dilaporkan Ke Polres Sumenep

NadaFM.Net- Jurnalis Kompas TV Sumenep, Nur Khalis yang mendapatkan perlakuan perampasan kamera melapor ke polisi. Perlakuan kurang mengenakkan yang dialaminya saat meliput peristiwa kebakaran di PT Panda Coco Charcoal di Desa Lobuk, Kecamatan Bluto itu dia adukan ke Polres Sumenep.

Nur Cholis resmi membuat laporan polisi Selasa malam (22/01/2019) ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Sumenep dan mendapatkan Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) Nur Khalis bernomor: LP/10/1/2019/JATIM/RES SMP. Adapun terlapor dalam LP tersebut atas nama Avazbek Ishbaev yang diketahui merupakan warga negara Uzbekistan.

Dalam laporan tersebut, terlapor atas perkara tindak pidana dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi pelaksanaan peliputan Pasal 18 ayat 1 UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Perkara ini berawal saat Abil liputan peristiwa kebakaran pabrik briket arang batok kelapa di perusahaan dimaksud. Saat itu, kamera yang dipakai untuk mengambil gambar tiba-tiba dirampas tanpa alasan yang jelas. Bahkan dia sempat diusir dari lokasi kejadian.

Abil mengaku heran kenapa tiba-tiba kameranya dirampas. Padahal dirinya sama sekali tak memiliki maksud jahat. Apalagi dia merasa sudah melakukan peliputan sesuai standar kerja jurnalistik. Termasuk menunjukkan tanda pengenal (ID Card).

Akibat kejadian tersebut, pria yang akrab disapa Abil ini gagal melakukan peliputan. Dia pun merasa dirugikan dengan kejadian yang dialaminya itu. (dus)

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *