nada fm 26/11/2018

 

Nadafm.net, Sumenep– Buta aksara merupakan hal utama yang harus dituntaskan dalam pesoalan pendidikan. Sebab indikatornya adalah apabila semakin sedikit warga yang buta aksara maka pendidikan di daerah tersebut mengalami kemajuan yang signifikan.

Seperti yang ada di Kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur. Upaya untuk menyukseskan Program Masyarakat Memiliki Ijasah atau Wajib Belajar 12 Tahun terus dilakukan. Melalui Dinas Pendidikan (Disdik) setempat, Senin (26/11/18) secara resmi dilaunching Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) Al-Fatah, di Desa Aeng Merrah, Kecamatan Batuputih.

“Dengan dibentuknya PKBM ini, warga atau masyarakat sekitar yang belum memiliki ijasah atau yang sempat terputus sekolahnya dapat melanjutkan belajar,” kata Kabid Pls Disdik Sumenep, Hj. Raihani.

Sementara mengenai proses belajarnya, pihak Disdik sepenuhnya menyerahkan ke PKBM Al-Fatah, yang berlokasi di Desa Aeng Merrah.

“Selain program kejar paket A, B, dan C, dilokasi ini juga ditujukan untuk warga yang masih buta aksara dan pelatihan komputer,” ujar Kasi Kurikulum H.Moh. Hasan menambahkan.

Senada dengan itu, Ketua PKBM Al-Fatah, Abd Qadar mengatakan, lembaganya berdiri dari tahun 2009 sampai 2018 sekarang. Selama perjalananya mengalami banyak pegorbanan baik dari segi tenaga maupun materi, namun semuanya terlewati dengan penuh barokah. Ini semua demi cita-cita mulya yakni mengentaskan masyarakat tertinggal dalam pendidikan terutama bagi yang putus sekolah.

“Upaya mengentaskan warga yang putus sekolah untuk bisa memiliki ijasah itu tujuan kami.Target kami sebanyak-banyaknya, namun kami memfokuskan kepada anak-anak usia sekolah. Untuk yang berusia dewasa kami tidak bisa memaksakan, namun tetap kami menghimbau kepada mereka untuk belajar di Al-Fatah,”pungkasnya (dus)

1 thought on “Disdik Sumenep Launching Gedung PKBM Al-Fatah Desa Aeng Merrah

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*